Santunan PWNU Jatim Kepada Keluarga Pejuang NU Di Ponorogo

Wengker.com, Warta Nahdliyin - Beberapa waktu berselang, Maseman atau Misman (70), warga dan takmir Masjid Ibrahim Dukuh Kulon Desa Karanglo Lor Kecamatan Sukorejo Ponorogo Jawa Timur meninggal saat mempertahankan akidah. Sebagai bentuk penghargaan dan demi meringankan beban keluarga, PWNU Jatim memberikan santunan.

"Kami sangat kehilangan pejuang Aswaja di akar rumput," kata KH Abdurrahman Navis, Rabu (10/12). Wakil Ketua PWNU Jatim ini datang takziyah kepada keluarga Misman untuk membesarkan hati sekaligus menyampaikan bantuan berupa uang tunai.

"Kami yang juga mewakili Aswaja NU Center sangat menyesalkan peristiwa tersebut," kata Direktur PW Aswaja NU Center Jatim ini. Kiai Navis, sapaan akrabnya juga membenarkan sejumlah informasi bahwa telah terjadi perselisihan antara Bapak Misman dengan salah tetangga setempat yang beraliran wahabi, yakni Wawan.

"Bapak Misman adalah sosok pegiat Aswaja yang kukuh dalam memegang prinsip," tandas Kiai Navis. Karena itu ketika ada salah seorang tetangga yakni Wawan alias Wahid Arif Kurniawan (40), yang beraliran berbeda akan mengubah tradisi keagamaan, maka secara spontan Misman menolaknya. Sedangkan sosok Wawan adalah orang yang memang gemar mempersoalkan amaliyah warga, dan tidak jarang ingin menguasai kegiatan ibadah dan kepengurusan masjid.

Puncaknya adalah saat akan dilangsungkan Shalat Shubuh, Senin 30 November lalu, sekitar pukul 03.30 WIB. Antara Pak Misman dan Wawan terjadi percekcokan kecil yang berujung pada meninggalnya Pak Misman. "Apakah ada benturan fisik atau lantaran kondisi Pak Misman yang memang sepuh, akhirnya nyawanya tidak dapat diselamatkan," ungkapnya.

Kerpada keluarga korban, Kiai Navis memastikan bahwa yang bersangkutan meninggal sebagai pahlawan Aswaja. "Insyaallah husnul khatimah karena sedang berjuang mempertahankan Aswaja," tegas Kiai Navis yang diterima istri dan anak korban serta pengurus MWC dan aktifis Aswaja NU Center setempat.

Diharapkan dengan peristiwa ini, pihak keluarga sabar. "Alhamdulillah keluarga dengan ikhlas merelakan kepergian almarhum dan tidak akan menuntut pelaku," katanya. Sedangkan Wawan sebagai pelaku kini sedang diungsikan ke sebuah tempat agar tidak kembali berbuat ulah, serta menghindari bentrok fisik dengan warga sekitar. (Ibnu Nawawi/Mahbib)
Sumber NU Online

Prestasi Siaga di Kwaran Sukorejo

Wengker.com , Ponorogo. Dalam Rangka Hari Pramuka ke-54 Rabu(5/8)2015 Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Sukorejo Kabupaten Ponorogo mengadakan Prestasi Siaga dengan mengadakan lomba-lomba dan Karnaval untuk Pramuka siaga di wilayah Kwartir Ranting Sukorejo.

Acara di mulai pukul 08.00 dengan mengadakan upacara pembukaan di lapangan Sukorejo dan diikuti sekitar 500 anak usia 8-10 tahun ini.
Acara ini mengambil tema ”Dengan Prestasi Siaga Kita Tingkatkan Kemandirian Gerakan Pramuka Untuk Keberhasilan Pembentukan Karakter Kaum Muda” ujar Ketua Panitia dalam acara pembukaan tersebut.

Lomba lomba yang diadakan diantaranya lomba cerdas cermat, lomba menyanyi, lomba Pelaksanaan upacara siaga, lomba arah mata angin, lomba menyebut negara Tetangga, lomba menari Jatilan dan Ganongan, Lomba balap karung ,balap roda , lomba sms, lomba baca doa, dan lomba halang rintang.

Hadir juga kakak-kakak dari Kwartir Cabang Ponorogo dan para anggota Dewan Kerja Cabang Ponorogo menyaksikan acara tersebut.

Yang paling meriah dari acara tersebut adalah Karnaval yang diikuti semua adik adik pramuka siaga, dengan masing masing barung menampilkan peserta yang berpakaian adat dari seluruh Indonesia. Karnaval tersebut menempuh jarak sekitar 2 kilo meter.

Acara tersebut diakhiri pukul 15.00  upacara penutupan dengan menyerahkan hadiah kepada masing-masing pemenang lomba.(Ruli, wengker)

Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
Winamp Windows Media Player iTunes basicBerry Real One Android iPhone