Home » , , » Kisah Dan Foto Pembantaian Muslim Di Burma, Myanmar - Muslim Rohingya

Kisah Dan Foto Pembantaian Muslim Di Burma, Myanmar - Muslim Rohingya


Gasud.com saat ini turut berduka atas terjadinya pembantaian saudara kita Muslim di Burma, Myanmar tepatnya lagi di Rohingya. Seorang warga Rohingya Noor Mohammed yang lari dari Myanmar ke Hyderabad, India, menceritakan kisah perjalanannya. Noor kabur bersama istri dan putranya dari kejaran massa yang mengepung rumahnya di Buthidaung, Myanmar. "Mereka membunuh ayah saya di depan mata saya sendiri dan saya melarikan diri bersama istri saya dan anggota keluarga lain. Saya jalan melalui hutan dan memasuki Kolkata, India. Di sana, saya bekerja sebagai buruh selama beberapa hari dan akhirnya saya bergerak ke Hyderabad," ujar Noor, seperti dikutip The Hindu.
Sekitar 30 keluarga Rohingya saat ini berada di Kota Balapur, Kishanbagh dan Hafeezbaba Nabagar. Mereka pun masih merasa tercekam dan trauma serta belum sanggup menceritakan apa yang terjadi di negaranya. Seorang guru madrasah di Arakan, Myanmar, Hamidul Haq, bergetar ketika mendengar insiden kekerasan di kampung halamannya. Dirinya juga lari ke India melewati hutan belantara. "Massa di Arakan melakukan pembantaian, untuk melarikan diri dari mereka, saya harus meninggalkan keluarga saya dan lari ke hutan bersama banyak orang lainnya yang lari ke India," ujar Hamidul Haq.
Mohd Rasheed yang sampai di Hyderabad sekitar 20 hari yang lalu bersama keluarganya, mengatakan bahwa dirinya tidak akan mau kembali ke Myanmar. Rasheed sudah nyaman tinggal di India bersama keluarganya dan bila pulang ke Myanmar, pria berusia 55 tahun itu hanya akan menjadi korban kekerasan. Direktur Asosiasi Sukarela di India (COVA) Mazher Hussain, mengatakan, COVA masih berupaya untuk mendata warga-warga Rohingya yang ada di India. Warga Muslim itu akan diberikan status sebagai pengungsi dan beberapa orang di antara mereka membawa kartu identitas yang dikeluarkan oleh Pemerintah Myanmar.
Konflik antar-agama di Myanmar terjadi pada Juni lalu, tepat setelah munculnya peristiwa pemerkosaan yang melibatkan tiga orang pria Rohingya terhadap seorang perempuan Budha. Usai konflik itu terjadi, para warga MuslimRohingya ditekan dan dibantai. Salah seorang pengungsi Rohingya pun mengatakan, peristiwa pemerkosaan itu adalah alasan pertama bagi warga Budha Myanmar yang melakukan pembantaian terhadap Rohingya. "Peristiwa itu hanyalah alasan yang diutarakan untuk memulai ronde pertama pembersihan etnis," ujar pengungsi Rohingya Abu Siddiq.(fq/okezone)

Dan berikut ini adalah sebagian foto foto pembantaian Muslim Di Burma, Myanmar, Rohingya.


Itu tadi sepenggal foto foto dan  KisahPembantaian Muslim Rohingya Myanmar, semoga tidak ada korban yang jatuh lagi dan kasus ini cepat terseleseikan.

Sumber Info

Post Comment

Comments
24 Comments
Facebook Comments by Media Blogger

24 k o m e n t a r:

  1. Sumber-sumber di sejumlah lembaga kemanusiaan melaporkan bahwa lebih
    dari 20 ribu warga muslim Rohingya gugur oleh serangan kelompok-kelompok
    'teroris' Budha yang didukung oleh junta militer Myanmar, sejak
    kerusuhan meledak pada Juni 2012 lalu.
    Penduduk muslim Rohingnya saat ini mengalami pembersihan etnis oleh
    kelompok-kelompok ekstrimis Budha yang merupakan warga mayoritas di
    Myanmar.
    Penasehat Umum Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Sayid Al-Mishri
    dalam wawancara dengan situs Arab, Skynews, pada Ahad (15/7/2012)
    melaporkan bahwa kaum muslimin Rohingya mengalami ancaman pembantaian
    yang sangat keji.
    Sayid Al-Mishri mengungkapkan bahwa OKI telah berusaha sekuat tenaga
    untuk mengirimkan utusan kemanusiaan ke Rohingya, namun junta militer
    Myanmar yang saat ini berkuasa dan pemerintah Myanmar periode sebelumnya
    tidak mengizinkan kedatangan utusan kemanusiaan itu.
    Lebih lanjut Al-Mishri mengungkapkan bahwa OKI telah menjalin
    komunikasi dengan PBB dan sejumlah lembaga internasional lainnya untuk
    menekan junta militer Myanmar. Tanpa tekanan dunia internasional,
    lembaga-lembaga kemanusiaan kesulitan memberikan bantuan kepada kaum
    muslimin Rohingya yang dibantai di Myanmar.
    Sementara itu Mentri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA), syaikh
    Abdullah bin Zaid Ali Nahyan dalam pembicaraan via telepon dengan
    Sekretaris Jendral Organisasi Kerjasama Islam, Akmaludin Ihsan Oghlo,
    mengungkapkan UEA mendukung usaha OKI yang mengajak lembaga-lembaga
    internasional untuk melindungi kaum muslimin Rohingya dari aksi
    serangan, pembantaian, dan pengusiran oleh kelompok-kelompok ekstrimis
    Budha dukungan junta militer Myanmar.

    ReplyDelete
  2. Yang meniNggal semuanya SAHID dan akan masuk surga..
    yang MEMBANTAI semuanya BIDAB tidak berkefri manusaan, mana HAM (Hak Asasi Manusia) yang slama ini di elu-elukan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amin,,,trims atas Do'a adam khan untuk para korban pembantaian....

      Delete
    2. amiiiin ya allah,,,

      saya turut prihatin,,ketika muslim mulai melawan,,pasti muslim yg disalahkan,,,padhal sudah terlihat jelas kekejian org2 yg membuat muslim beringas...!! semoga potret yg sudah kita lihat tidak terulang lagi,,!! dan untuk umat muslim,, semoga bisa mema'afkan tragedi ini,,karna islam itu pema'af... :')

      Delete
  3. ga ada asap klo ga ada api... sama saja kaya tragedi sampit.. jadi manusia harus rendah hati saling menghormati... jangan memulai menyulut api dan membakar diri sendiri... semoga ini kasus kekerasan terahir di dunia.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul...tak ada asap kalau tidak api..tapi jangan sampai apinya hanyalah suatu rekaan belaka,,supaya asap itu diadakan..artinya,,jangan sampai hanya untuk melakukan kekejian mengatasnamakan sebab akibat..yang belum tentu itu benar..

      Delete
    2. semoga tidak ada tujuan untuk mengadu domba,,,
      silahkan anonim untuk mengisi data komentator yang benar/di bawah kolom komentar ini...

      Delete
  4. Mana katanya orang2 budha yang welas asih, tai kucing semua lo biksu botak...!!!

    ReplyDelete
  5. memnurut info yg saya dapat Foto - foto diatas bukan pembantaian di Rohingya, bandingkan dengan ini "http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=15760136"

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya juga sudah cek di kaskus,,,, ternyata delam foto2 tersebut banyak yang foto hoax..........

      Delete
  6. photo yang ada palsu semua ,
    yang ada photo korban longsor di ladahk india dan photo protes myanmar dan
    photo tak bai southern thailand
    mayat terbakar tidak tahu dimana ???

    hati hati provokator !!!


    ReplyDelete
    Replies
    1. sebesar apa iman kamu kalau kamu ngaku muslim melihat saudaramu di bantai

      Delete
  7. korban terbakar ledakan tanki bbm di negeria

    admin situs ini masih saja tidak menghapus
    photo hoax berarti admin disini senang
    kalau orang lain tertipu dan rajin menyebar
    SARA
    ADMIN lebih bangga jadi ARAB KW3 /
    pembela INDONISTAN

    ReplyDelete
  8. mang iya foto tersebut warga rohingnya..atao pembohongan

    ReplyDelete
  9. Baru tau kenapa dalam Islam ALlah juga mengatur peperangan melawan kafir dan musush2 ALlah yang tidak boleh menyerang wanita maupun anak-anak serta orang yang sudah mengimani ALlah. Alasannya cuma satu : Membedakan umat muslim dan mereka-mereka yang berhati binatang melalui cara berperang.

    Semoga umat muslim yang gugur termasuk syahid yang rela sampai di ujung maut bertahan dalam Islam

    ReplyDelete
  10. sungguh bnyk orang bodoh yang percaya akan berita cm dari 1 sumber saja....termsk yg percaya akan berita ini mentah2. tidak mengklarifikasi dan mencari sumber yang benar tp langsung mencela dan naik darah. admin blog ini dan sebagian yang koment langsung mencela agama tapi apa kalian tidak membaca dengan benar itu konflik antar etnis?? apa di Indonesia tidak ada yang diskriminasi dan konflik antar etnis?? cuma dewasa di segi umur tapi di pikiran masih seperti bocah yang mudah untuk di provokasi...


    maaf saya terlalu emosi,karna menurut saya berita dari admin ini cm menyudutkan dari 1 belah pihak dan tidak memberikan foto yang benar yang akan menyebabkan sebagian orang termakan berita hoax mentah2



    disni saya melampirkan blog dari sumber tentang berita ini yang bersifat netral http://grevada.com/apa-yang-sebenarnya-terjadi-di-burma/


    semoga yang pernah mampir di blog ini serta admin nya belajar menjadi manusia2 cerdas yang tidak langsung terprovokasi dengan berita-berita yang tidak benar. ini sama ja dengan fitnah walau cuma di dunia maya. cuma akan menambah dosa baik yg mencela ataupun yg menyebarkan berita hoax. terima kasih. salam cerdas

    ReplyDelete
  11. Saya seorang agama buddha,tapi saya tidak setuju dgn prilaku kaum buddha myanmar,manusia semua sama,islam mengajarkan kebaikan,buddha mengajarkan welas asih,tetapi manusianya yg salah mengarty kan nya,seorang manusia mempunyai hak dlm beragama,dan agama apun itu sama,mengapa masih ada buddha yg begituan,jangan dijadikan agama sebagai alat politik utk membantu negara,jadikan agama buddha sebagai iman utk manusia kebahagian,keselarasan dalam beragama,kami sebagai peganut agama buddha tidak setuju dgn kejadian ini,kami mengutuk agama buddha yg ada dimyanmar utk mengajarkan manusia utk menuju alam nirwana

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga hal ini tidak terjadi di Indonesia :D
      Jaga Keastuan NKRI tercinta,,,

      Delete
  12. JIKA MUSLIM MAYORITAS, AGAMA LAIN AMAN DI DALAMNYA, TETAPI JIKA MUSLIM MINORITAS, MENJADI MUSUH BAGI MEREKA

    ReplyDelete
  13. Lu semua bego and ga punya otak ya,yg percaya sama berita palsu and foto hoaxnya di blog ini,ni blog udah gak bner,mau memprofokasi aja nih dengan menyebarkan berita hoax,admin yg punya blog ini bego

    ReplyDelete

>>> Please do not use anonymous ....
>>> Berikan data anda dengan benar.....
>>> Berikan komentar anda sebagai bukti bahwa anda adalah pengunjung dan bukan robot......
>>> Komentar ANONIM tidak akan ditanggapai oleh admin......
>>> Sorry, Admin will not respond to anonymous comments are not clear. so thank you

Untuk dapat mendengarkan radio ini anda harus menginstall flash player klik disini untuk download
Winamp Windows Media Player iTunes basicBerry Real One Android iPhone